TREN.BISNISMARKET.COM - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) akhirnya buka suara terkait ramainya isu dugaan gagal bayar produk reksa dana yang beredar di platform media sosial. Pernyataan ini disampaikan untuk memberikan klarifikasi kepada publik dan nasabah.
Juru bicara Maybank Indonesia, Bayu Irawan, menjelaskan bahwa setiap produk investasi memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang unik. Informasi detail mengenai hal ini telah disampaikan melalui prospektus, fund fact sheet, serta dokumen penjelasan lainnya kepada nasabah sebelum keputusan investasi dibuat.
"Setiap produk investasi memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda, yang dijelaskan melalui prospektus, fund fact sheet, serta dokumen dan proses penjelasan kepada nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebelum keputusan investasi dilakukan," ujar Bayu Irawan.
Bayu Irawan menambahkan bahwa Maybank Indonesia, sebagai salah satu Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), selalu menjalankan perannya sesuai dengan regulasi yang ditetapkan. Bank berkomitmen untuk mendampingi nasabah dalam memperoleh informasi terkait perkembangan investasi mereka.
"Sebagai salah satu Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Bayu PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) senantiasa menjalankan perannya sesuai dengan ketentuan regulator serta berkomitmen untuk mendampingi nasabah dalam memperoleh informasi terkait perkembangan investasi tersebut," kata Bayu Irawan.
Menindaklanjuti isu yang berkembang, Maybank Indonesia telah mengambil berbagai langkah proaktif. Upaya tersebut meliputi pemantauan intensif terhadap perkembangan penanganan kasus dan koordinasi erat dengan Manajer Investasi terkait.
Bank juga memastikan bahwa seluruh langkah yang diperlukan dalam proses penyelesaian kewajiban terus dijalankan. Hal ini dilakukan demi menjaga kepercayaan nasabah dan memastikan kelancaran proses investasi.
"Berkomunikasi secara berkesinambungan dengan Manajer Investasi untuk memperoleh perkembangan terkini, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan oleh Manajer Investasi diteruskan kepada para pemegang unit penyertaan secara transparan melalui berbagai media, termasuk surat, email, komunikasi lisan, maupun pertemuan tatap muka," jelas Bayu Irawan.
Selanjutnya, Maybank Indonesia terus menyediakan berbagai saluran komunikasi. Nasabah dapat memperoleh informasi lebih lanjut, menyampaikan pertanyaan, atau keluhan melalui email, telepon, dan pertemuan tatap muka.