TREN.BISNISMARKET.COM - Fenomena menarik tengah mewarnai dunia teknologi di kalangan generasi muda Indonesia, yaitu tren merakit komputer portabel mandiri yang dikenal sebagai Cyberdeck. Tren ini muncul sebagai respons dan alternatif terhadap perangkat komputasi yang diproduksi secara massal oleh produsen besar.

Perangkat Cyberdeck ini dipandang sebagai sarana untuk mengekspresikan kreativitas dan menjadikannya sesuatu yang sangat personal bagi penggunanya. Hal ini diungkapkan oleh salah satu kreator konten TikTok yang aktif membagikan karyanya.

Kreator TikTok "ubeboobey" menyampaikan bahwa dengan merakit komputer sendiri, kaum muda menemukan cara untuk menolak komersialisasi produk siap pakai. Selain itu, ini menjadi metode unik untuk membangun sebuah perangkat sesuai dengan tujuan pribadi mereka.

Menurut definisi yang diberikan oleh situs spesialis Cyberdeck Cafe, fenomena ini merujuk pada sebuah sistem yang memberikan kendali penuh kepada pengguna atas setiap bagian dari perangkat komputasi mereka. Fokus utama dari Cyberdeck adalah mengedepankan tingkat kustomisasi yang tinggi, bahkan melebihi kenyamanan bawaan pabrikan.

Secara operasional, Cyberdeck mengharuskan pengguna untuk merakit komputer dari berbagai komponen elektronik yang mungkin terlihat acak atau terpisah. Komponen-komponen tersebut kemudian disatukan secara kreatif ke dalam wadah atau perangkat portabel yang baru.

Dikutip dari Newsweek, Cyberdeck didefinisikan sebagai sebuah sistem terbuka yang memungkinkan modifikasi ekstensif. Komponen di dalamnya dapat ditukar, didesain ulang, atau dimodifikasi sesuai kebutuhan spesifik pengguna.

Fleksibilitas tinggi inilah yang menjadi daya tarik utama bagi sebagian anak muda dalam tren ini, berbeda dengan mendapatkan perangkat yang sudah jadi dari produsen komputer konvensional. Para anggota Gen Z memiliki kebebasan untuk bereksperimen tanpa batasan desain yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dilansir dari artikel yang diunggah dalam blog Eclypsium, disebutkan bahwa laptop tradisional sering dianggap terlalu besar untuk mobilitas optimal dan kurang mendukung kebutuhan untuk alat-alat yang sangat spesifik. Hal ini mendorong para pengguna untuk beralih pada rakitan khusus seperti Cyberdeck.

Forbes menguraikan bahwa proses pembuatan Cyberdeck dapat bervariasi mulai dari yang relatif mudah hingga sangat rumit. Tahapan dasarnya meliputi pembelian komputer papan tunggal (single-board computer), penggabungannya dengan wadah (casing), dan penambahan perangkat keras pendukung lainnya.