TREN.BISNISMARKET.COM - Perusahaan teknologi milik Elon Musk, Neuralink, dikabarkan telah melakukan perubahan signifikan dalam rantai pasokan komponen krusial mereka. Langkah ini melibatkan penghentian kerja sama dengan produsen semikonduktor raksasa asal Taiwan, TSMC, yang sebelumnya menangani produksi chip generasi ketiga mereka.

Sebagai gantinya, Neuralink kini menggandeng Samsung dari Korea Selatan untuk memproduksi chip generasi terbaru mereka. Keputusan strategis ini muncul di tengah tantangan global yang dihadapi oleh industri semikonduktor saat ini, terutama terkait permintaan yang melonjak tinggi.

Pergantian mitra ini berlatar belakang masalah kapasitas produksi yang dialami oleh TSMC. Dilansir dari Korea Economic Daily, peningkatan permintaan chip akibat ledakan kecerdasan buatan (AI) telah menyebabkan jalur pasokan perusahaan tersebut menjadi terhambat.

Meskipun TSMC telah berupaya keras meningkatkan kapasitas bulanannya hingga 175 ribu unit wafer untuk teknologi litografi 3nm, hambatan tersebut tetap terjadi. Situasi ini secara otomatis membuka celah signifikan bagi pesaing utama mereka, yakni Samsung, untuk mengambil alih proyek penting.

Sebelumnya, Tesla, perusahaan Musk lainnya, juga telah menjalin kerja sama dengan Samsung untuk pengembangan chip AI6 dan AI6.5. Kerja sama yang sudah terjalin ini kemungkinan besar mempermudah transisi Neuralink untuk beralih ke produsen Korea Selatan tersebut.

Namun, menariknya, Samsung akan menggunakan proses fabrikasi 4nm untuk chip Neuralink yang baru, bukan teknologi terbaru mereka. Korea Economic Daily tidak secara spesifik menyebutkan alasan penggunaan node yang sudah mapan ini dalam artikelnya.

Dikutip dari Wccftech, salah satu kemungkinan utama adalah terkait stabilitas proses produksi yang lebih baik. "Kemungkinannya karena berkaitan dengan Samsung yang telah mencapai stabilitas lebih baik dalam proses tersebut dibandingkan yang lebih baru," tulis Wccftech mengenai penggunaan teknologi 4nm tersebut.

Dengan mengandalkan proses yang lebih stabil, strategi ini bertujuan untuk menjamin keandalan yang lebih tinggi serta ketepatan waktu pengiriman chip yang sangat vital bagi perkembangan teknologi Neuralink.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Samsung diperkirakan dapat memproduksi dan mengirimkan batch pertama chip uji coba Neuralink pada semester pertama tahun 2027. Sementara itu, produksi massal chip tersebut diperkirakan baru akan dimulai paling cepat pada akhir tahun depan.