TREN.BISNISMARKET.COM - Raksasa teknologi Google baru-baru ini mengeluarkan peringatan penting kepada seluruh pengguna sistem operasi Android mengenai kondisi penyimpanan internal ponsel mereka. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah penurunan performa yang sering disebabkan oleh penumpukan data lama yang tidak lagi digunakan.

Fenomena memori penuh kerap terjadi meskipun banyak produsen kini menawarkan kapasitas penyimpanan yang sangat besar, bahkan hingga mencapai 1 Terabyte (TB). Seiring kemajuan teknologi kamera dan fitur berbagi pesan, ukuran file media yang tersimpan cenderung terus membengkak seiring waktu.

Google menekankan bahwa memori yang terlalu padat bukan hanya mengurangi ruang penyimpanan yang tersedia, melainkan juga berpotensi besar menurunkan kecepatan operasional perangkat. Dampak lanjutannya bisa berupa munculnya lag atau bahkan terjadinya eror pada sistem operasi ponsel pintar tersebut.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Google secara spesifik merekomendasikan pengguna untuk segera menyingkirkan lima kategori utama file dan data dari ponsel Android mereka. Langkah proaktif ini diklaim menjadi kunci untuk menjaga perangkat tetap responsif dan berfungsi maksimal.

Kategori pertama yang menjadi penyumbang utama adalah foto dan video berukuran sangat besar, termasuk duplikat yang tidak sengaja tersimpan ganda. Pengguna disarankan memeriksa bagian Settings > Device Care > Storage > Large Files untuk mengidentifikasi dan menghapus konten beresolusi tinggi yang sudah tidak diperlukan.

"Pengguna bisa menyeleksi video atau foto beresolusi tinggi yang sudah tidak diperlukan lagi untuk dihapus, dan jangan lupa cek juga opsi Duplicate Files untuk membuang foto kembar yang tidak sengaja tersimpan dua kali," demikian panduan teknis yang disampaikan.

Selanjutnya, pengguna diminta untuk meninjau file media hiburan seperti film atau lagu yang sudah selesai ditonton atau didengarkan dari aplikasi streaming. File-file unduhan ini sering kali terlupakan dan memakan ruang berharga di penyimpanan internal.

Kategori ketiga melibatkan aplikasi yang jarang diakses dan tumpukan cache yang menumpuk seiring penggunaan harian. Google menyarankan untuk menghapus aplikasi yang tidak produktif, karena kapan saja bisa diunduh ulang melalui Google Play Store jika dibutuhkan kembali.

"Menghapus cache akan melenyapkan data sementara yang menyumbat memori, sementara hapus data akan mengosongkan memori aplikasi secara permanen ke pengaturan awal," merupakan penjelasan mengenai manfaat pembersihan data sementara.