TREN.BISNISMARKET.COM - Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan adanya perubahan signifikan dalam jajaran direksinya. Pengumuman ini disampaikan melalui keterbukaan informasi perusahaan yang dipublikasikan pada hari Rabu, 15 Juli 2026.

Prasabri Pesti kini resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pos Indonesia. Ia menggantikan posisi yang sebelumnya diemban oleh Daud Joseph.

Pergantian ini terjadi setelah Daud Joseph memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Pengunduran diri tersebut efektif setelah menjabat selama tiga bulan.

Perubahan ini tidak melibatkan pergeseran pada jajaran direksi PT Pos Indonesia lainnya. Struktur kepemimpinan di luar posisi Direktur Utama tetap stabil.

Sebelum dipercaya memegang tampuk kepemimpinan sementara, Prasabri Pesti telah memiliki rekam jejak yang kuat di perusahaan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Transformasi dan IT di PT Pos Indonesia.

Rekam jejak Prasabri Pesti mencakup pengalaman penting di sektor teknologi dan logistik. Sebelum bergabung dengan PT Pos, ia pernah memegang posisi Head of Digital Vertical Ecosystem di Telkom Indonesia dan juga sebagai Direktur Utama PT PINS Indonesia.

Dikutip dari CNBC Indonesia, keputusan pengunduran diri Daud Joseph telah diterima oleh PT Pos Indonesia pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan di balik pengunduran diri tersebut murni berasal dari pertimbangan pribadi.

"Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan," ujar Corporate Secretary Iwan Gunawan dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 2 Juni 2026.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebelumnya menugaskan Daud Joseph untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia. Tugas utamanya adalah melakukan due diligence menyeluruh terhadap berbagai aspek perusahaan.