TREN.BISNISMARKET.COM - Nasib sial menimpa pembalap Honda, Joan Mir, yang harus menerima pembatalan podium perdananya di musim MotoGP Catalunya 2026. Posisi finis kedua yang diraihnya pada balapan yang penuh drama tersebut dianulir oleh otoritas balap.
Pembatalan ini terjadi setelah steward menemukan adanya pelanggaran terkait standar minimum tekanan ban yang ditetapkan untuk motor peserta. Penalti waktu yang dijatuhkan secara signifikan mengubah hasil akhir balapan yang berlangsung pada 18 Mei 2026 tersebut.
Grand Prix Catalunya musim ini memang diwarnai dengan ketegangan tinggi, ditandai dengan dua kali pengibaran bendera merah (red flag) akibat insiden besar. Penghentian balapan ini dilakukan untuk memastikan keamanan lintasan setelah beberapa kecelakaan signifikan terjadi.
Insiden pertama yang memicu red flag terjadi pada lap ke-12 dalam balapan utama. Kecelakaan hebat melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta di area lintasan lurus menjelang Tikungan 10, memerlukan pembersihan lintasan dan pemeriksaan medis bagi pembalap yang terlibat.
Kecelakaan kembali mewarnai sesi restart pertama, kali ini melibatkan trio pembalap: Johann Zarco, Luca Marini, dan Francesco Bagnaia di Tikungan 1. Akibat benturan tersebut, Johann Zarco dilaporkan harus dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut pada kakinya.
Setelah restart kedua digelar, Fabio Di Giannantonio berhasil mengamankan posisi sebagai pemenang balapan. Sementara itu, Joan Mir sempat merayakan finis di posisi kedua, yang seharusnya menjadi momen penting bagi Honda musim itu.
Namun, euforia Mir langsung sirna ketika steward FIM mengumumkan hasil investigasi pasca-balapan mengenai tekanan ban. Penyelenggara memberikan hukuman waktu tambahan selama 16 detik kepada Joan Mir atas pelanggaran regulasi tekanan ban minimum.
Dilansir dari Otomotif, hukuman waktu tersebut menyebabkan Joan Mir terlempar jauh dari posisi podium dalam klasemen akhir balapan resmi. Akibatnya, Francesco Bagnaia secara otomatis naik ke posisi ketiga, meskipun statusnya belum sepenuhnya final.
Posisi Francesco Bagnaia pun masih harus menunggu keputusan akhir karena ia juga masuk dalam daftar pembalap yang sedang dalam proses pemeriksaan terkait isu tekanan ban yang sama. Jika Bagnaia juga terkena penalti, potensi podium bisa jatuh kepada pembalap lain seperti Marco Bezzecchi.