TREN.BISNISMARKET.COM - Pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2026, menunjukkan kecenderungan yang lebih stabil dibandingkan dengan hari sebelumnya. Koreksi harga tampak merata terjadi pada sejumlah komoditas hortikultura, berbeda dengan harga beras yang relatif tidak mengalami perubahan drastis.
Data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia menjadi acuan utama dalam memantau dinamika harga pangan hari itu. Data ini menunjukkan adanya peredaan tekanan harga secara umum di berbagai sektor.
Pada komoditas beras, pergerakan harga tercatat sangat terbatas di hampir semua kategori. Harga beras kualitas bawah I, misalnya, berhasil bertahan kuat pada level Rp14.650 per kilogram, menunjukkan stabilitas di segmen bawah.
Namun, terdapat sedikit kenaikan pada beberapa jenis beras lainnya; beras kualitas bawah II naik tipis 0,69% menjadi Rp14.600 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I dan medium II masing-masing tetap berada di angka Rp16.300 per kilogram dan Rp16.100 per kilogram.
Untuk segmen premium, beras kualitas super I mencatat kenaikan 0,28% menjadi Rp17.600 per kilogram, sedangkan super II meningkat 0,29% menjadi Rp17.100 per kilogram. Kenaikan ini menandakan terbatasnya fluktuasi harga di kelompok karbohidrat pokok tersebut.
Kelompok bumbu dapur menjadi sorotan utama karena mengalami koreksi harga yang cukup signifikan. Harga bawang merah ukuran sedang dilaporkan turun cukup dalam sebesar 4,64%, menempatkannya di posisi Rp51.350 per kilogram.
Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang justru mengalami kenaikan tipis 0,70%, mencapai harga Rp43.450 per kilogram. Tren pelemahan harga juga terlihat jelas pada komoditas cabai, di mana cabai merah besar turun 6,14% menjadi Rp54.300 per kilogram.
Koreksi terdalam justru dialami oleh cabai rawit merah yang mencatat penurunan tajam hingga 8,81%, dengan harga jual akhir mencapai Rp70.400 per kilogram. Komoditas lain seperti cabai merah keriting turun 3,51% dan cabai rawit hijau turun 4,63%.
Dalam kelompok protein hewani, harga daging sapi kualitas I mengalami kenaikan minor 0,13% menjadi Rp149.450 per kilogram, sementara kualitas II naik 0,43% ke posisi Rp140.900 per kilogram. Di sisi lain, daging ayam ras segar dan telur ayam ras segar kompak melemah masing-masing 0,27% dan 0,67%.