TREN.BISNISMARKET.COM - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah mengonfirmasi rencana strategis untuk meluncurkan satelit hasil produksi mereka di fasilitas India. Langkah ini merupakan tindak lanjut konkret dari perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani antara Indonesia dan India.
Kepala BRIN, Arif Satria, membeberkan bahwa rencana peluncuran satelit buatan BRIN tersebut dijadwalkan terlaksana pada awal tahun 2027. Hal ini disampaikan setelah adanya pertemuan penting antara Presiden Indonesia dan Perdana Menteri India.
Perjanjian kerja sama yang mengikat kedua negara mencakup 16 poin kesepakatan, salah satunya adalah perpanjangan Framework Agreement antara BRIN dan Indian Space Research Organisation (ISRO). Kesepakatan ini berfokus pada eksplorasi dan pemanfaatan ruang angkasa untuk tujuan damai.
Kerja sama ini mencakup aspek penting seperti pemantauan satelit antariksa dan kolaborasi dalam proyek pembangunan infrastruktur antariksa di Indonesia. Ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam memajukan sektor kedirgantaraan.
Arif Satria secara spesifik menyebutkan bahwa kolaborasi ini juga mencakup persiapan untuk pembangunan Bandar Antariksa pertama milik Indonesia yang direncanakan berlokasi di Pulau Biak, Papua. Ini adalah langkah besar dalam kemandirian teknologi antariksa nasional.
"Kemudian yang kedua, kita akan melakukan launching satelit yang diproduksi oleh BRIN di India, Insyaallah awal Januari 2027, yaitu satelit buatan BRIN," katanya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (7/7/2026).
Fungsi utama dari satelit yang akan diluncurkan ini sangat vital bagi kepentingan nasional, khususnya dalam sektor sumber daya alam dan lingkungan. Satelit tersebut akan digunakan untuk memantau berbagai aspek penting di bumi.
"Dia menjelaskan bahwa kerja satelit itu untuk melakukan monitoring lingkungan untuk berbagai keperluan, termasuk ketahanan pangan," ujar Arif Satria. Selain itu, alat pengorbit ini juga akan memantau perkembangan hasil produksi pertanian hingga kondisi tutupan hutan di Indonesia.
Arif Satria juga mengungkapkan bahwa ia telah menerima arahan langsung dari Presiden untuk senantiasa memperkuat kemitraan strategis di bidang antariksa dengan India. Hal ini menegaskan prioritas pemerintah dalam pengembangan sektor ini.