TREN.BISNISMARKET.COM - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan terakhir bulan Juni, yakni Senin (29/6/2026), dilaporkan melanjutkan tren pelemahan yang terjadi sejak akhir pekan sebelumnya. Penurunan ini menandai adanya tekanan jual yang cukup signifikan di pasar modal domestik pada hari tersebut.
Pada penutupan perdagangan hari itu, IHSG tercatat mengalami kontraksi sebesar 75,34 poin atau setara dengan pelemahan 1,28%. Hasilnya, indeks acuan tersebut harus bertengger di level 5.820,79.
Situasi perdagangan pada hari tersebut memperlihatkan dominasi saham-saham yang mengalami koreksi harga. Tercatat sebanyak 467 saham yang bergerak di zona merah, sementara hanya 228 saham yang berhasil menguat dan 264 saham lainnya stagnan.
Aktivitas transaksi secara keseluruhan terpantau cukup lesu, di mana nilai total transaksi hanya tercatat mencapai Rp 8,69 triliun. Volume saham yang berpindah tangan pun relatif kecil, yakni sebanyak 13,29 miliar lembar dalam 1,21 juta kali transaksi.
Meskipun IHSG secara keseluruhan mengalami tekanan jual, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) pada hari yang sama. Total penjualan bersih yang dilakukan oleh investor asing mencapai angka Rp881,58 miliar.
Rincian dari aksi jual bersih tersebut menunjukkan bahwa penjualan paling besar terjadi di pasar reguler, yaitu sebesar Rp854,10 miliar. Sisanya, penjualan terdistribusi di pasar negosiasi dan tunai dengan total Rp27,48 miliar.
Namun, menariknya adalah di tengah tekanan jual asing tersebut, terdapat beberapa saham tertentu yang justru menjadi target pembelian oleh investor asing. Sepuluh saham ini tercatat mengalami net foreign buy pada perdagangan hari Senin.
Dilansir dari CNBC Indonesia, terdapat sejumlah saham yang kompak masuk keranjang beli asing kemarin. Hal ini mengindikasikan adanya optimisme selektif dari investor asing terhadap fundamental emiten tertentu.
"Mengutip Stockbit, berikut 10 saham net foreign buy perdagangan Senin!" demikian informasi yang diperoleh mengenai saham-saham yang diburu oleh investor asing tersebut.