TREN.BISNISMARKET.COM - Amerika Serikat segera memperkenalkan inovasi terbaru dalam dunia kedirgantaraan dengan meluncurkan pesawat otonom yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, baik komersial maupun militer. Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara startup penerbangan Archer Aviation dan perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries.

Pengenalan platform pesawat otonom ini dilakukan dalam ajang Farnborough Airshow yang bergengsi di Inggris. Kolaborasi ini mencerminkan tren terkini di industri kedirgantaraan, di mana perusahaan rintisan semakin giat menjalin kemitraan. Tujuannya adalah untuk menekan biaya pengembangan sekaligus mempercepat proses komersialisasi teknologi mutakhir.

Pengembangan platform pesawat otonom ini berawal dari kesepakatan kerja sama yang ditandatangani pada tahun 2024. Baik Archer maupun Anduril fokus pada perancangan agar pesawat ini dapat melayani kebutuhan ganda, yaitu untuk sektor komersial dan pertahanan negara.

Anduril Industries sendiri telah memperkenalkan varian militer dari platform ini dengan nama "Thunder." Pesawat ini dikategorikan sebagai Group 5 autonomous attack rotorcraft, yang berarti sebuah helikopter serang otonom yang dirancang untuk beroperasi bersama dengan armada helikopter serang dan pesawat tempur berawak, baik yang sudah ada maupun generasi mendatang.

Penerbangan perdana dari varian militer Thunder dijadwalkan akan dilaksanakan pada tahun 2027. Ini menandai langkah penting dalam penggabungan kecerdasan buatan dan kemampuan manuver udara untuk aplikasi militer.

Adam Goldstein, CEO Archer Aviation, menegaskan bahwa pengembangan pesawat ini tidak sekadar memodifikasi rancangan yang sudah ada. Archer secara spesifik membangun pesawat yang dirancang dari nol untuk memenuhi kebutuhan yang sangat spesifik.

"Anduril telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam mengidentifikasi kebutuhan dan membangun lebih awal sebelum program tersebut diumumkan. Mereka mengidentifikasi kebutuhan, dan kami membangun pesawat yang sangat spesifik untuk kebutuhan tersebut," ujar Adam Goldstein.

"Ketika Anda ingin melihat produk yang dapat digunakan secara luas di sektor pertahanan, biasanya produk tersebut perlu dibangun, dirancang, dan disesuaikan dengan pelanggan serta kasus penggunaan yang sangat spesifik," lanjut Adam Goldstein.

Archer Aviation, yang dikenal sebagai pengembang taksi udara listrik, berencana untuk memperkenalkan varian komersial dari platform ini. Pengumuman mengenai pelanggan komersial pertamanya pun dijadwalkan akan dilakukan dalam waktu dekat.