TREN.BISNISMARKET.COM - Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo berhasil mengukuhkan posisinya sebagai "Sachsenking" usai meraih kemenangan gemilang di MotoGP Jerman 2026. Balapan yang digelar di Sirkuit Sachsenring pada Minggu, 12 Juli 2026, ini menjadi saksi bisu kehebatan Marquez yang memimpin sejak awal hingga garis finis.

Kemenangan ini bukan sekadar podium biasa bagi Marquez, melainkan sebuah pencapaian bersejarah. Ia kini tercatat sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di satu sirkuit dalam sejarah Grand Prix, dengan total sepuluh kali naik podium tertinggi di Sachsenring.

Cuaca panas yang menyelimuti Sirkuit Sachsenring memaksa para pembalap untuk berpikir keras mengenai strategi ban. Mayoritas pembalap, termasuk Marquez, memilih kombinasi ban depan keras dan ban belakang medium. Taktik ini terbukti efektif untuk menjaga performa ban tetap optimal sepanjang 30 lap balapan yang menuntut.

Sejak lampu start padam, Marquez langsung melesat dan mengamankan posisi terdepan. Kakaknya, Alex Marquez, membuntuti di posisi kedua, sementara Ai Ogura memberikan kejutan dengan merangsek ke posisi ketiga sejak lap pertama.

Persaingan sengit juga terjadi di barisan tengah. Raul Fernandez berada di posisi keempat, diikuti Fabio Di Giannantonio yang harus puas di posisi kelima. Jorge Martin mengawali balapan di urutan keenam, disusul Francesco Bagnaia, Pedro Acosta, Fabio Quartararo, dan Jack Miller yang melengkapi sepuluh besar.

Balapan tidak berjalan mulus bagi beberapa pembalap. Memasuki lap kelima, Fabio Di Giannantonio mengalami insiden lowside crash di Tikungan 10 dan terpaksa mengakhiri balapan lebih awal.

"Fabio Di Giannantonio harus mengakhiri balapan lebih awal," ujar seorang saksi mata di pinggir sirkuit.

Tak lama berselang, Joan Mir juga mengalami nasib serupa. Ia terjatuh di Tikungan 13 pada lap kedelapan dan tidak mampu melanjutkan balapan.

"Joan Mir terlihat kehilangan kendali motornya sebelum terjatuh," kata seorang komentator balapan.